Dari sisi perbankan, Bank Mandiri menegaskan tindakan yang diambil sesuai prosedur yang berlaku ketika menerima permintaan resmi dari aparat penegak hukum. Bank BUMN tersebut belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai dokumen atau surat perintah yang diterima.
Hingga Senin pagi 24 Agustus 2026, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian atau kejaksaan yang mengonfirmasi permintaan pemblokiran. Belum ada pula informasi publik mengenai adanya perkara pidana yang terkait langsung dengan rekening tersebut.
Botok menyatakan dana sebesar Rp 80,9 juta tidak berasal dari hasil tindak pidana. AMPB memastikan aksi 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR RI akan tetap digelar.
Peserta aksi berasal dari Pati dan didukung oleh jaringan aktivis dari berbagai daerah. Tuntutan utama tetap pada pengesahan RUU Perampasan Aset serta penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.
Kelompok ini juga membawa aspirasi terkait penghapusan pajak yang dinilai memberatkan serta revisi tunjangan anggota legislatif di tingkat daerah. Pemblokiran rekening dan pembatasan akun media sosial terjadi dalam konteks persiapan aksi yang telah diumumkan secara terbuka.
Bank Mandiri menyatakan siap memberikan penjelasan lebih lanjut sesuai prosedur internal dan ketentuan hukum yang berlaku. Sementara itu, koalisi terus mendesak transparansi mengenai dasar hukum tindakan yang diambil.
Hingga laporan ini disusun, rekening milik Supriyono alias Botok masih berstatus terblokir. AMPB dan jaringan pendukung menyatakan akan terus menggalang dukungan logistik alternatif agar aksi tetap dapat berlangsung sesuai rencana.
Perkembangan lebih lanjut mengenai penjelasan dari aparat penegak hukum, respons Otoritas Jasa Keuangan, serta status pemblokiran rekening masih dinantikan. Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 tetap menjadi agenda yang dipersiapkan oleh AMPB dan aliansi terkait.
Artikel Terkait
Jejak Historis, Tafsir, dan Perdebatan Lokasi dari Tembok Zulkarnain dan Yakjuj Makjuj
Monolog Umbra et Anima Bongkar Sisi Gelap Chairil Anwar di Galeri Indonesia Kaya
Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Pasar Bintara Dini Hari, Sejumlah Kios Ludes