RumpiKota.com — Kisah Zulkarnain dan tembok yang dibangunnya untuk menahan Yakjuj Makjuj tercantum dalam Surah Al-Kahfi ayat 83-98. Narasi Al-Qur’an bersifat ringkas dan tidak menyebutkan nama diri tokoh maupun koordinat geografis. Karena itu, sejak masa sahabat hingga abad modern, para ulama tafsir dan sejarawan berusaha merekonstruksi identitas Zulkarnain serta lokasi tembok tersebut.
Narasi Al-Qur’an tentang Zulkarnain
Allah berfirman dalam Surah Al-Kahfi:
وَيَسْأَلُونَكَ عَن ذِي الْقَرْنَيْنِ ۖ قُلْ سَأَتْلُو عَلَيْكُم مِّنْهُ ذِكْرًا
“Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain. Katakanlah: ‘Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya’.” (Al-Kahfi: 83)
Ayat-ayat selanjutnya menceritakan bahwa Zulkarnain diberi kekuasaan di bumi dan menempuh beberapa perjalanan. Ia sampai di tempat terbenam matahari, kemudian di tempat terbit matahari, lalu mencapai daerah di antara dua gunung. Di sana ia menemukan kaum yang hampir tidak memahami pembicaraan. Mereka berkata:
قَالُوا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلَىٰ أَن تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا
“Wahai Zulkarnain, sesungguhnya Yakjuj dan Makjuj adalah pembuat kerusakan di bumi. Apakah kami boleh memberikan suatu pembayaran kepadamu supaya engkau membuatkan dinding penghalang antara kami dan mereka?” (Al-Kahfi: 94)
Zulkarnain menolak upah dan meminta bantuan tenaga serta bahan. Ia membangun dinding dari potongan besi yang kemudian dituangi tembaga cair hingga rata dengan kedua gunung. Al-Qur’an menyatakan bahwa Yakjuj dan Makjuj tidak mampu mendakinya maupun melubanginya.
Baca Juga: Asal-Usul Sosok Dajjal Menurut Islam, Ciri-Ciri Fisik, dan Tanda-Tanda Kemunculannya di Akhir Zaman
Hadis tentang Yakjuj dan Makjuj
Beberapa hadis sahih menjelaskan status Yakjuj Makjuj sebagai salah satu tanda besar Hari Kiamat.
Dari Zainab binti Jahsy radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu hari datang dengan wajah merah karena ketakutan, lalu berkata:
“Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Celakalah bangsa Arab karena keburukan yang sudah mendekat. Hari ini telah terbuka lubang pada tembok Yakjuj dan Makjuj sebesar ini.” Beliau membuat lingkaran dengan jari telunjuk dan ibu jari.
Zainab bertanya, “Ya Rasulullah, apakah kami akan binasa padahal di antara kami masih ada orang-orang saleh?” Beliau menjawab, “Ya, jika keburukan telah merajalela.” (HR. Bukhari no. 3598 dan Muslim)
Dalam hadis lain yang diriwayatkan Abu Sa’id al-Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa Yakjuj dan Makjuj akan keluar dalam jumlah yang sangat besar dan memenuhi bumi. Umat Islam akan berlindung di kota-kota dan benteng. Setelah Allah membinasakan mereka, kaum Muslimin akan menggunakan busur, panah, dan perisai Yakjuj Makjuj sebagai kayu bakar selama tujuh tahun. (HR. Muslim dan Ibnu Majah)
Artikel Terkait
Koperasi Pensiunan KSP Mekarsari Gagal Bayar, Ribuan Nasabah Lansia Tuntut Pengembalian Dana
Dokter Tifa Ajukan Praperadilan Kedua, Uji Sah Tidaknya Penuntutan Kasus Ijazah Jokowi
AMPB Siapkan Posko Jelang Aksi 27 Agustus di DPR, Tuntut RUU Perampasan Aset