megapolitan

KPK Bantah OTT di Kabupaten Bogor, Pastikan Hanya Minta Keterangan Terkait Laporan Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:22 WIB
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memastikan informasi mengenai adanya OTT di wilayah Kabupaten Bogor tidak benar. (Foto: Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

RumpiKota.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi membantah adanya operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan informasi yang beredar di masyarakat mengenai peristiwa tertangkap tangan di Kabupaten Bogor tidak benar.

“Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait kabar peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor, kami klarifikasi bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis.

Meskipun membantah OTT, KPK membenarkan adanya kegiatan di Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut berupa permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak sebagai tindak lanjut atas laporan pengaduan masyarakat.

Detail substansi laporan, identitas pihak yang dimintai keterangan, dan lokasi kegiatan belum diungkapkan.

“Adapun kegiatan lain oleh KPK di wilayah tersebut, benar ada, namun untuk saat ini secara detail belum dapat kami sampaikan. Pada waktunya kami tentu akan sampaikan kepada publik secara transparan,” ujar Budi Prasetyo.

Budi menambahkan bahwa kegiatan yang berlangsung adalah permintaan keterangan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Informasi lebih lengkap akan disampaikan apabila proses memungkinkan untuk dibuka.

Baca Juga: Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Konsumsi Domestik Jadi Penopang Utama

Kabar yang Beredar Sebelum Klarifikasi Resmi

Sebelum klarifikasi resmi, sejumlah media memberitakan kabar OTT di Kabupaten Bogor. Informasi yang beredar menyebut sejumlah pihak diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Beberapa laporan menyebutkan angka enam atau tujuh orang yang dikaitkan dengan lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Terdapat juga informasi mengenai barang bukti uang dalam jumlah tertentu, namun seluruh klaim tersebut belum dikonfirmasi oleh KPK.

Nama Bupati Bogor Rudy Susmanto sempat dikaitkan dalam sejumlah pemberitaan yang beredar. KPK tidak memberikan konfirmasi mengenai keterkaitan pejabat daerah tersebut dengan kegiatan yang sedang berlangsung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan belum mengetahui secara pasti kebenaran isu yang beredar. Ia mengatakan masih memantau perkembangan informasi dan menunggu keterangan resmi dari KPK.

Aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dilaporkan tetap berjalan normal. Tidak terdapat laporan resmi mengenai penggeledahan atau gangguan operasional di kantor-kantor pemerintahan setempat.

Pengawasan KPK di Kabupaten Bogor

Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan populasi terbesar di Jawa Barat dan bagian dari kawasan Jabodetabek. Wilayah ini memiliki anggaran daerah yang besar, terutama di sektor infrastruktur dan pendidikan.

Halaman:

Tags

Terkini

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 47 Orang, 5.000 Mengungsi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:12 WIB