Sebagai artis multitalenta dan cantik, Vivian menunjukkan bahwa kekuatan seorang performer bukan hanya terletak pada vokal, tetapi juga bagaimana membangun suasana dan berkomunikasi dengan penonton.
Ozy Syahputra Bongkar Ide Si Manis Jembatan Ancol
Di balik konsep drama musikal Si Manis Jembatan Ancol, ada Ozy Syahputra yang ikut merancang gagasan pertunjukan.
Ozy mengatakan ide tersebut berawal ketika Vivian ingin membuat sebuah konsep pertunjukan, tetapi masih mencari tema yang tepat.
Karena memiliki keterkaitan dengan Ancol, Ozy kemudian mengusulkan cerita yang sudah akrab bagi masyarakat Jakarta.
"Konsep awal acara ini berawal dari Vivian yang ingin bikin konsep, terus bingung temanya apa. Karena saya berasal dari Ancol, kenapa enggak bikin malam kemerdekaan bersama Si Manis Jembatan Ancol," kata Ozy.
Bagi Ozy, judul tersebut memiliki kekuatan tersendiri.
"Supaya lebih komunikatif dan lebih cepat orang mengingat. Jadi orang langsung tahu Si Manis Jembatan Ancol," ujarnya.
Pilihan tersebut sekaligus membuat pertunjukan memiliki jembatan antara cerita klasik Jakarta dengan musik kekinian dan karakter para pemain.
Bukan Konser Biasa
Jika biasanya penonton datang ke konser untuk mendengarkan penyanyi membawakan lagu, konsep Si Manis Jembatan Ancol menawarkan pengalaman berbeda.
Musik menjadi bagian dari cerita.
Drama menjadi pengikat antarpenampilan.
Sementara para pemain membawa karakter masing-masing ke dalam satu panggung.
Vivian menjadi representasi musik Mandarin. Ozy membawa pengalaman panjang sebagai entertainer. Harry De Fretes menghadirkan karakter komedi dan hiburan. Ika Amoy menjadi partner kolaborasi, sedangkan Merdi Sihombing memberikan sentuhan musikal sekaligus fashion.