megapolitan

Si Manis Jembatan Ancol Jadi Panggung Comeback Vivian Voo

Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:33 WIB
Di tengah musik dan hiburan yang memenuhi kawasan Ancol, Vivian Voo bersama Ozy Syahputra, Harry De Fretes, Ika Amoy, dan Merdi Sihombing memilih menghadirkan nostalgia lewat si manis jembatan Ancol.

 

RumpiKotaCom, Jakarta - Ada yang berbeda dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini. Di tengah musik dan hiburan yang memenuhi kawasan Ancol, Vivian Voo bersama Ozy Syahputra, Harry De Fretes, Ika Amoy, dan Merdi Sihombing memilih menghadirkan nostalgia lewat drama musikal Si Manis Jembatan Ancol.

Pertunjukan tersebut berlangsung di Beach City International Stadium (BCIS) Ancol, Jakarta, Senin (17/8/2026). Bukan sekadar pertunjukan drama, panggung ini menjadi pertemuan musik, cerita, nostalgia dan karakter para entertainer yang telah lama malang melintang di industri hiburan Indonesia.

Di antara para pengisi acara, Vivian Voo menjadi salah satu pusat perhatian. Penyanyi lagu Mandarin itu kembali menunjukkan karakter panggungnya sebagai artis multitalenta dan cantik yang tetap memiliki energi kuat dalam setiap performance.

Vivian membawa lagu-lagu Mandarin sekaligus karya ciptaannya ke panggung yang memiliki atmosfer berbeda. Musik Mandarin miliknya harus berpadu dengan cerita Si Manis Jembatan Ancol dan semangat nasionalisme HUT RI.

Perpaduan itulah yang menjadi salah satu kekuatan musikal pertunjukan tersebut.

Vivian Voo Bawa Musik Mandarin ke Panggung Kemerdekaan

Vivian Voo bukan sekadar tampil sebagai penyanyi. Ia juga menjadi bagian dari konsep kreatif pertunjukan.

Latar belakangnya yang pernah lama tinggal di Hong Kong membuat musik Mandarin menjadi bagian penting dari perjalanan bermusiknya. Di sisi lain, ia juga tetap memiliki karya berbahasa Indonesia dan aktif menulis lagu.

Karena itu, tampil dalam drama musikal bertema kemerdekaan menjadi tantangan tersendiri.

"Ketika mendapatkan konsep dari Kak Ozy, saya sangat tertantang. Konsepnya kemerdekaan, tetapi saya juga harus membawa lagu Mandarin. Memadupadankan itu tidak gampang," ujar Vivian Voo.

Menurut Vivian, karakter musik Mandarin yang dibawanya tetap harus berjalan beriringan dengan semangat nasionalisme.

"Yang penting nuansa nasionalismenya tidak ditinggalkan. Kita bersyukur bisa berada di Indonesia dan merayakan kemerdekaan bersama," katanya.

Di atas panggung, Vivian tidak hanya mengandalkan suara. Penampilan yang elegan, ekspresi, penguasaan panggung dan karakter personalnya membuat sosoknya tetap menonjol.

Halaman:

Tags

Terkini

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 47 Orang, 5.000 Mengungsi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:12 WIB