Asal-Usul dan Kisah Dajjal
Menurut hadits, Dajjal adalah manusia yang saat ini masih hidup dan terbelenggu di sebuah pulau. Kisah pertemuan sahabat Tamim Ad-Dari dengan sosok tersebut diriwayatkan dalam Shahih Muslim.
Dalam perjalanan laut, Tamim Ad-Dari dan sejumlah sahabat tersesat hingga tiba di sebuah pulau. Mereka bertemu makhluk besar yang terikat rantai dan mengaku sebagai Dajjal. Ia bertanya tentang nabi yang diutus di tengah orang Arab dan tentang keadaan pohon kurma serta Danau Tiberias.
Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa sosok itu adalah Dajjal yang masih tertahan hingga waktu yang ditentukan Allah. Ia akan keluar dari arah timur, dari wilayah yang disebut Khurasan.
Hadits lain menyebutkan tempat keluarnya berada di celah antara Syam dan Irak. Ia akan menyebar ke berbagai negeri kecuali Makkah dan Madinah yang dilindungi malaikat.
Ciri-Ciri Fisik Dajjal
Hadits-hadits shahih dalam Bukhari dan Muslim memberikan gambaran fisik yang detail. Ia digambarkan sebagai seorang pemuda berambut sangat keriting dan kusut.
Matanya sebelah cacat atau buta. Salah satu riwayat menyebutkan mata kanannya seperti buah anggur yang menonjol dan mengapung. Riwayat lain menyebutkan mata kirinya tertutup selaput tebal.
Di antara kedua matanya tertulis kata “kafir” atau huruf kaf-fa-ra yang dapat dibaca oleh setiap orang beriman, baik yang bisa membaca maupun tidak. Tubuhnya digambarkan besar, pendek, agak bungkuk, dahi lebar, dada bidang, dan kulit kemerahan.
Ia tidak memiliki keturunan. Rasulullah SAW membandingkan penampilannya dengan seorang laki-laki bernama Abdul Uzza bin Qathan.
Tiga Tanda Menjelang Keluarnya Dajjal
Salah satu tanda yang disebutkan secara khusus adalah paceklik dan kekeringan selama tiga tahun berturut-turut. Pada tahun pertama, langit menahan sepertiga hujan dan bumi menahan sepertiga tumbuh-tumbuhan.
Pada tahun kedua, ditahan dua pertiga hujan dan tanaman. Pada tahun ketiga, seluruh hujan dan tanaman ditahan hingga tidak tersisa hewan berkuku atau bertaring yang hidup.
Setelah kondisi kelaparan ekstrem tersebut, Dajjal akan muncul. Tanda-tanda lain yang mendahului meliputi banyaknya pembunuhan, huru-hara, munculnya pendusta, dan kemerosotan ilmu agama.
Tanda-Tanda Kemunculan dan Fitnahnya
Dajjal akan muncul membawa apa yang tampak seperti surga dan neraka. Nerakanya sebenarnya adalah surga bagi orang beriman, dan sebaliknya. Ia mampu memerintahkan langit menurunkan hujan dan bumi menumbuhkan tanaman bagi pengikutnya.
Ia berjalan dengan kecepatan tinggi seperti hujan yang diterpa angin. Ia akan mendatangi berbagai kaum dan mengajak mereka mengikutinya. Siapa yang menolak akan menghadapi kesulitan yang tampak berat.
Ia tidak dapat memasuki Makkah dan Madinah. Ketika mendekati Madinah, kota itu akan bergetar tiga kali hingga keluar orang-orang munafik dan kafir darinya.
Artikel Terkait
Koperasi Pensiunan KSP Mekarsari Gagal Bayar, Ribuan Nasabah Lansia Tuntut Pengembalian Dana
Dokter Tifa Ajukan Praperadilan Kedua, Uji Sah Tidaknya Penuntutan Kasus Ijazah Jokowi
Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Konsumsi Domestik Jadi Penopang Utama