RumpiKotaCom, Jakarta - Film Dan Bandung tak hanya membawa kisah romansa Basil dan Elma ke layar lebar. Di balik cerita cinta yang berlatar Kota Bandung, ada tantangan tersendiri bagi sutradara Rudi Soedjarwo dalam menerjemahkan karya Pidi Baiq ke dalam bahasa visual film.
Film produksi Verona Films tersebut menggelar Gala Premiere di Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Film ini dibintangi Shanna Shannon sebagai Elma dan Samo Rafael sebagai Basil, serta menghadirkan sejumlah pemain seperti Keisya Levronka, Theo Supple, Donny Damara, Tike Priatnakusumah, hingga Arswendy Bening Swara.
Rudi Soedjarwo mengatakan sejak awal dirinya tidak ingin Dan Bandung berhenti sebagai film romansa remaja. Cerita yang diangkat dari karya Pidi Baiq tersebut ingin dikembangkan menjadi kisah yang juga berbicara mengenai hubungan pasangan, keluarga, dan pertemanan.
"Di film ini, saya gak cuma mau membawakan romansa gemas-gemas yang sudah biasa kita temukan di film Indonesia. Saya ingin Dan Bandung menjadi refleksi perjuangan kita sebagai seorang pasangan, sebagai keluarga, dan sebagai teman," ujar Rudi Soedjarwo.
Bagi Rudi, tantangan dalam menggarap film seperti Dan Bandung bukan hanya bagaimana menghadirkan kisah cinta Basil dan Elma, tetapi juga menjaga agar karakter dan konflik dalam cerita tetap memiliki kedalaman ketika berpindah dari karya tulisan ke medium audio-visual.
Cerita kemudian dikembangkan dengan mempertemukan dua karakter dari latar belakang ekonomi dan budaya yang berbeda. Perbedaan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan hubungan Basil dan Elma sekaligus memberikan ruang bagi para pemain untuk mengeksplorasi karakter mereka.
Samo Rafael yang memerankan Basil berharap karakter yang dibawakannya bersama Shanna Shannon dapat terasa dekat dengan penonton.
"Aku ingin Basil dan Elma bisa menjadi representasi kita semua, yang selalu berusaha walaupun dunia berkata lain, semua demi cinta mereka," tutur Samo.
Sementara itu, produser Verona Films, Titin Suryani, mengungkapkan kepercayaannya kepada Rudi Soedjarwo sejak awal proses produksi.
“Sejak awal saya yakin Mas Rudi adalah orang yang tepat untuk membawa Dan Bandung ke layar lebar. Setelah melihat hasil akhirnya, rasanya lega sekaligus bangga melihat film ini akhirnya menjadi bagian dari perjalanan Verona Films,” kata Titin.
Kolaborasi antara Pidi Baiq dan Rudi Soedjarwo juga menjadi salah satu elemen yang membuat film ini menarik perhatian. Pidi Baiq dikenal sebagai penulis dengan gaya bercerita yang kuat, sementara Rudi memiliki rekam jejak panjang dalam menggarap film drama dan romansa, termasuk Ada Apa Dengan Cinta?
Kini, setelah melalui proses produksi hingga tahap penayangan perdana, Dan Bandung bersiap bertemu dengan penonton bioskop.
Sebelum tayang nasional, film tersebut akan dibawa kembali ke kota yang menjadi latar ceritanya melalui Dan Bandung Day pada Sabtu (15/8/2026).
Sebanyak 11 bioskop di Kota Bandung dijadwalkan menggelar penayangan spesial secara serentak. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan Gala Premiere Bandung di Ciwalk XXI.